Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengembangan desa wisata melalui digital marketing, inovasi produk UMKM dan tata kelola kelembagaan BUMDes di Kabupaten Garut agar terwujud Desa Wisata mandiri, kompetitif dan berkelanjutan. Pembangunan dan pengembangan desa wisata sangatlah penting untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat dengan mensinergikan pengembangan destinasi pariwisata secara profesional, efektif dan efisien serta dapat mengurangi jumlah penduduk miskin di desa dan menghilangkan kesenjangan. Pengembangan Desa wisata melalui kolaborasi digital marketing lembaga Desa pada aspek implementasi kebijakan BUMDes baik dari sisi tata kelola kelembagaan maupun inovasi produk UMKM yang terdapat pada Desa wisata. Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif. Data primer dari wawancara dengan pengelola BUMDes, pelaku UMKM, pengelola Desa Wisata dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) di Kabupaten Garut dan data sekunder dari literatur, jurnal serta situs yang relevan. Populasi 47 Desa Wisata dan UMKM pada 42 kecamatan serta BUMDes yang sudah memiliki badan hukum di Kabupaten Garut. Sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yang diinginkan maka diperoleh sampel 6 Desa Wisata yang terkatagori maju dengan jumlah 30 responden dan 4 informan. Penelitian menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan variabel digital marketing, inovasi produk dan pengembangan masih implementasi dilapangan belum optimal pada sedangkan pada variabel tata kelola kelembagaan pada umumnya sudah terlaksana dengan baik pada Desa wisata di Kabupaten Garut. Oleh karena itu perlu adanya upaya kolaboratif dari setiap pihak yang terkait untuk dapat melalukan perubahan - perubahan yang sinergis agar Desa Wisata dapat kompetitif dan meningktakan kesejahteraan masyarakat desa
Copyrights © 2025