AbstrakObjek penelitian ini yaitu teks Mura>qabah Muh}a>sabah dalam naskah Tepa Salira . Naskah Tepa Salira merupakan naskah koleksi Perpusnas RI dengan kode panggilan NB 1565. Terdapat tiga teks piwulang yaitu Mura>qabah Muh{a>sabah , Tepa Salira , dan Gesanging Tiyang Upaminipun Kados Dene Urubing Dilah . Namun, dalam penelitian ini fokus terhadap teks Mura>qabah Muh{a>sabah . Teks tersebut jelas merupakan teks keagamaan namun ditulis dengan bahasa dan aksara Jawa. Hal ini bertolak belakang dengan tradisi pesantren yang menggunakan aksara Arab dan Pegon. Adanya jarak aksara dan bahasa perlu dijembatani agar teks tersebut dapat dipahami oleh pembaca masa kini. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan analisis tematik dengan perspektif tasawuf akhlaqi. Analisis tematik digunakan untuk menganalisis tema-tema dengan perspektif tasawuf akhlaqi pada teks Mura>qabah Muh{a>sabah . Berdasarkan penelitian ini, penulis dapat menyimpulkan bahwa dalam teks Mura>qabah Muh{a>sabah mengandung lima subtema, yaitu pengertian mura>qabah dan muh{a>sabah ; penaklukan hawa nafsu; makna kalimat h{auqalah ; hubungan Tuhan dengan alam semesta; serta urgensi mura>qabah dan muh{a>sabah . Teks MM sangat relevan dengan kehidupan spiritual manusia di masa kini. Mura>qabah dan muh{a>sabah dapat menjadi perilaku yang membantu manusia untuk tetap berada di jalan yang benar dan mencapai ketenangan jiwa. Kata kunci : Mura>qabah Muh{a>sabah , analisis tematik, tasawuf akhlaqi.
Copyrights © 2025