Penelitian ini menganalisis kontribusi dan daya saing industri manufaktur di Kabupaten Sidoarjo, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta mengkaji tantangan yang dihadapi. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, data sekunder dari laporan pemerintah dan jurnal relevan diolah. Hasil menunjukkan industri manufaktur merupakan sektor utama dengan kontribusi signifikan terhadap PDRB Sidoarjo, meningkat dari 48,2% (2019) menjadi 50,8% (2023). Daya saing industri tinggi, terutama di sentra industri seperti Waru, Gedangan, Taman, dan Krian. Tantangan utama meliputi keterbatasan akses teknologi bagi IKM, masalah permodalan, kualitas SDM yang belum optimal, dan isu lingkungan. Rekomendasi penelitian meliputi peningkatan dukungan pemerintah daerah terhadap IKM, adopsi teknologi ramah lingkungan, dan peningkatan kualitas SDM untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan industri manufaktur di Sidoarjo.
Copyrights © 2025