Airtanah menjadi salah satu sumber air yang sering digunakan untuk aktivitas manusia. Ketersediaan airtanah mulai terancam akibat aktivitas domestik. Peningkatan penggunaan airtanah yang berlebihan untuk aktivitas manusia dapat mengakibatkan ketidakseimbangan pada potensi airtanah sehingga terjadi penurunan potensi airtanah. Tujuan penelitian ini, yaitu mengetahui pola aliran airtanah, mengestimasikan ketersediaan airtanah statis dan dinamis, serta mengetahui kebutuhan air domestik di Desa Karanglewas Kidul. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik, elektromagnetik (EM), pumping test, dan pengukuran Tinggi Muka Airtanah (TMA). Hasil penelitian terkait pola aliran airtanah daerah Desa Karanglewas Kidul menunjukkan bahwa airtanah cenderung mengalir menuju Sungai Logawa dan Jengok akibat pengaruh topografi. Ketersediaan airtanah secara statis di Desa Karanglewas Kidul terhitung sebesar 14.600.449.526 liter/tahun, sedangkan ketersediaan secara dinamis sebesar 296.879.619 liter/tahun. Kebutuhan air per orang di Desa Karanglewas Kidul mencapai 89,21 liter/hari, sedangkan kebutuhan domestik mencapai 169.450.826,6 liter/tahun.
Copyrights © 2025