Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh pengelola Pantai Tanjung Jumlai untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata. Metode kualitatif digunakan melalui wawancara, observasi lapangan, dan analisis SWOT. Hasil menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan Facebook sudah berjalan, namun masih bersifat sporadis, dengan konten monoton dan frekuensi unggahan tidak konsisten. Kendala utama meliputi keterbatasan SDM, anggaran, serta infrastruktur digital. Meskipun demikian, terdapat peluang besar melaluipenggunaan TikTok, kolaborasi dengan influencer, dan penyediaan informasi praktis secara daring. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan tim digital marketing terpadu, peningkatan kualitas konten, serta pemanfaatan alat analitik digital. Langkah-langkah tersebut dinilai krusial untuk meningkatkan efektivitas promosi dan daya saing Pantai Tanjung Jumlai secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025