Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep pecahan pada siswa kelas V SDN Inpres Kalibobo. Pecahan merupakan salah satu materi yang dianggap sulit karena bersifat abstrak dan kurang dikaitkan dengan konteks kehidupan nyata. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan melalui penerapan Model Pembelajaran Realistik (PMR). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman konsep pecahan siswa dari siklus I ke siklus II. Rata-rata nilai meningkat dari 70,4 menjadi 81,6, dan ketuntasan belajar mencapai 87,5%. Temuan ini menunjukkan bahwa PMR efektif dalam membantu siswa memahami materi pecahan melalui pendekatan kontekstual yang bermakna. Kesimpulannya, PMR merupakan alternatif model pembelajaran yang layak diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar, khususnya pada materi yang bersifat abstrak..
Copyrights © 2025