Angka kematian ibu (AKI) dapat terjadi di area kehamilan, persalinan dan nifas. Salah satu penyebab AKI, yaitu hipertensi pada kehamilan (preeklamsia). Angka kejadian preeklamsia sekitar 3-5%. Berdasarkan hasil survey pada 26 Oktober 2023 kepada petugas di Puskesmas Ibrahim Adjie melalui wawancara. Hasil wawancara menunjukan bahwa terdapat beberapa ibu hamil yang mengalami preeklamsi dan sampai saat ini, belum ada penyuluhan mengenai preeklamsia. Penyelesaian masalah yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat, yaitu dengan memberikan edukasi. Tujuan pengabdian masyarakat, yaitu untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang cara mengatasi preeklasmia menggunakan intervensi nonfarmakologi sehingga ibu sejahtera pada masa kehamilan, persalinan, dan nifas. Metode edukasi berupa penyuluhan, dimana ibu hamil dan pemateri melakukan diskusi, tanya jawab, dan melakukan pretest dan posttest. Media edukasi, yaitu PPT dan leaflet. Instrument yang digunakan lembar kuesioner, spignomanometer jarum dan stetoskop, dan lembar observasi. Hasil pengukuran tingkat pengetahuan (pretest) tentang cara mengatasi preeklmasia pada ibu hamil menunjukan bahwa dari sebanyak 7 orang ibu hamil, yaitu sebagain besar memiliki tingkat pengetahuan baik sebelum diberikan edukasi (42,9%) dan setelah (85,7%). Sedangkan tingkat pengetahuan pengunjung lain menunjukan bahwa dari sebanyak 19 orang, yaitu sebelum diberikan edukasi memiliki tingkat pengetahuan baik (32%) dan setelah (79%). Setelah diberikan edukasi pengetahuan ibu hamil dan pengunjung lain meningkat. Peningkatan pengetahuan tentang preeklamsia diharapkan dapat mencegah terjadi preeklamsia secara dini, menurunkan risiko kejadian eklamsia, serta meningkatkan kesejahteraan ibu selama kehamilan. Dengan demikian, terdapat peningkatan tingkat pengetahuan sebelum dan setelah diberikan edukasi tentang cara mengatasi preeklamsia menggunakan intervensi nonfarmakologi pada ibu hamil dan pengunjung lainnya.
Copyrights © 2025