Kebanyakan orang sering mengabaikan gejala terkilir pergelangan kaki lateral. Jika hal ini tidak ditangani dengan baik dalam jangka panjang, maka berisiko terjadi ketidakstabilan pergelangan kaki kronis (CAI) yang mengakibatkan seseorang mengalami cedera yang sama secara terus-menerus. Prevalensi kasus ketidakstabilan pergelangan kaki kronis sekitar 25%, sedangkan prevalensi kasus dengan riwayat terkilir pergelangan kaki sekitar 46%. CAI dapat berdampak buruk terhadap stabilitas, seperti keseimbangan statis. Keseimbangan statis merupakan kondisi saat tubuh mempertahankan postur tubuh pada pangkal tumpuan dalam keadaan istirahat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan keseimbangan statis penderita ketidakstabilan pergelangan kaki kronis dan kelompok kontrol pada pemain basket dan futsal SMA di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen 2 kelompok yaitu “kelompok CAI dan kelompok kontrol” dengan teknik purposive sampling dan menggunakan uji perbandingan independent sample T-test. Hasil yang diperoleh dari uji perbandingan sampel uji T dengan nilai p sebesar 0,424 (p > 0,05) yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol dengan kelompok CAI. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah analisis keseimbangan statis penderita instabilitas pergelangan kaki kronis pada pemain basket dan futsal SMA di Kota Malang tidak terdapat perbedaan yang signifikan.
Copyrights © 2025