Penyedia Layanan Internet (ISP) merupakan perusahaan atau entitas yang menyediakan layanan koneksi internet dan layanan terkait lainnya. Namun,stabilitas penggunaan jaringan sangat penting untuk memastikan kelancaran dalam menjalankan berbagai aktivitas pengguna. Dengan adanya implementasi manajemen bandwidth dengan metode SFQ dan HTB pada router mikrotik untuk mendapatkan metode manajemen bandwith manakah yang cocok digunakan sesuai dengan masalah yang terjadi serta meminimalisir terjadinya seperti masalah kecepatan jaringan dari sisi upload dan download serta alokasi bandwith yang tidak stabil sesuai kebutuhan. Hasil dari penelitan ini metode HTB lebih unggul dan tepat untuk digunakan dibandingkan metode SFQ hal tersebut dibuktikan dari hasil pengujian QoS. Dari 8 kali pengujian QoS pada metode SFQ mendapatkan nilai rata-rata throughput 1.485k dengan kualitas sangat memuaskan, delay 7,08ms dengan kualitas sangat memuaskan, jitter 0,02ms dan Packet Loss 0,0003ms dengan kualitas bagus dan memuaskan. Dan untuk 8 kali pengujian pada metode HTB mendapatkan nilai rata-rata throughput 1.676k kualitas sangat memuaskan, delay 5,55ms kualitas sangat memuaskan, jitter 0,01ms dan Packet Loss 0,0002ms kualitas bagus dan memuaskan.
Copyrights © 2025