Keluhan muskuloskeletal dan nyeri leher merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh pekerja kantoran akibat postur kerja yang statis dan durasi kerja yang panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara postur kerja dan durasi kerja terhadap keluhan muskuloskeletal dan nyeri leher pada pekerja kantoran dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Data dikumpulkan dari berbagai jurnal ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir dan dianalisis secara sistematis untuk mengidentifikasi pola, hubungan, dan rekomendasi yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa postur kerja yang tidak ergonomis, seperti duduk membungkuk dalam waktu lama, serta durasi kerja yang melebihi 6 jam tanpa jeda aktif, memiliki kontribusi signifikan terhadap peningkatan keluhan muskuloskeletal dan nyeri leher. Studi ini merekomendasikan intervensi ergonomi dan manajemen waktu kerja sebagai upaya preventif. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kebijakan kesehatan kerja di lingkungan perkantoran.
Copyrights © 2025