Artikel ini mengkaji tentang bagaimana kepemimpinan seseorang yang memiliki pengaruh dan dampak bagi sekitarnya. Kepemimpinan seseorang dapat di lihat dalam peran dan tanggung jawab yang dapat menjalankan mandat dan tugas sebagai pemimpin. Dalam beberapa kasus bahwa ada banyak pemimpin yang tidak bertanggung jawab terhadap tugas dan siap mengambil setiap resiko, terutama pada generasi Z yang sekarang. Hal ini menandakan bahwa tidak selaras dengan tindakan dan perkataan. Penulis mengambil contoh konsep kemimpinan Rasul Paulus yang dinamis bahkan ketika ia dibelenggu di penjarakan ia dapat memimpin dan punya pengaruh bagi orang-orang disekelilingnya melalui kata-katanya yang berwibawa. Konsep kepemimpinan Paulus ini menjadi sangat relevan bagi generasi Z saat ini. Dengan memahami dan menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan Paulus, generasi Z dapat menjadi pemimpin yang berkarakter, inspiratif, dan membawa perubahan positif bagi dunia. Tujuan dari penelitian ini memberikan pemahaman dimana paulus memiliki pengaruh prinsip-prinsip kepemimpinan Paulus dapat diterapkan dalam konteks kepemimpinan modern, terutama dalam menghadapi tantangan yang dihadapi oleh generasi Z. Metode penelitian ini adalah kajian studi literatur yang berhubungan dengan teks lain yang berkaitan dalam Alkitab, jurnal-jurnal dan dari sumber lainnya yang terkait dengan topik artikel ini. Dengan demikian, mencerminkan kasih Kristus dapat dilihat dengan melalui setiap karakter yang berintegritas dalam memimpin orang lain.
Copyrights © 2025