Batik dipasarkan sebagai warisan Indonesia dengan nilai dan makna tertinggi di pasar nasional, regional, dan internasional. Pengembangan batik kemungkinan berguna sebagai kemajuan teknologi informasi dan untuk membuka dunia. Pemerintah, pemegang modal, praktisi, dan akademisi seketika ditekan oleh pasar guna menunjukkan kreativitas dan kebaruan, dari situ masalah mulai berkembang. Para pengrajin mulai beradaptasi dengan masalah ini dengan cara mengembangkan produk baru. Unsur potensi daerah dan kearifan lokalmasyarakat yang lebih tinggi ditunjukkan secara luas dengan inovasi pembentukan konsep desain batik kontemporer Indonesia. Pembangunan berdasar kearifan lokal merupakan konsep strategis. Metode kualitatif diterapkan dalam penelitian ini, serta fenomena sosial dan perspektif pasar berdasarkan dari pendekatan budaya visual. Sentra bisnis dan klaster batik merupakan hasl daripengaplikasian ini. Hal ini efektif dalam hal budaya tradisional serta tren masyarakat.
Copyrights © 2024