Pemerintah telah berupaya meningkatkan kesejahteraan lansia melalui pembentukan Posyandu lansia sebagai wadah pelayanan kesehatan. Pemanfaatan Posyandu ini diharapkan dapat dilakukan secara optimal, karena sikap positif lansia dalam mengikutinya sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan yang dimiliki. Pengetahuan menjadi faktor penting yang membentuk sikap dan partisipasi lansia terhadap layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan lansia tentang Posyandu dengan sikap mereka dalam mengikuti kegiatan Posyandu di Desa Keniten, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian berjumlah 107 lansia, dengan sampel sebanyak 84 orang yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling berdasarkan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, dan analisis data dilakukan dengan uji Spearman’s Rho pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap lansia terhadap kegiatan Posyandu (p-value = 0,000 < 0,05). Dengan demikian, hipotesis alternatif (H1) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan pengetahuan lansia dapat mendorong terbentuknya sikap yang lebih positif dalam berpartisipasi pada kegiatan Posyandu. Kata Kunci: pengetahun, sikap, posyandu lansia
Copyrights © 2025