JURNAL WALENNAE
Vol 5 No 1 (2002)

LUMPANG BATU DAN SISTEM PERTANIAN AWAL PADA MASYARAKAT SULAWESI SELATAN

Nani Somba (Balai Arkeologi Sulawesi Selatan)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Kehidupan masa bercocok tanam telah muncul hasil hasil kebudayaan yang bersifat monumental, salah satunya bangunan megalit yang ditujukan pada pemujaan arwah leluhur. Penelitian ini mengenai bagaimana hubungan antara tradisi bercocok tanam di Sulawesi selatan, yang bertujuan untuk membahas tinggalan megalit lumpang batu dan peranannya dalam sistem pertanian, baik kepentingan sosial maupun religius. Metode yang diterapkan berupa pengumpulan data pustaka yang diolah untuk menghasilkan interpretasi data. Hasil yang diperoleh bahwa tradisi bercocok tanam dan tradisi megalitik dapat dikatakan tumbuh dan berkembang bersamaan serta saling mendukung satu sama lainnya. Tradisi megalitik bersifat religius dan tradisi bercocok tanam bersifat ekonomis.

Copyrights © 2002






Journal Info

Abbrev

walennae

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Walennae’s name was taken from the oldest river, archaeologically, which had flowed most of ancient life even today in South Sulawesi. Walennae Journal is published by Balai Arkeologi Sulawesi Selatan as a way of publication and information on research results in the archaeology and related ...