Kurangnya pengetahuan remaja tentang pencegahan diabetes melitus terlihat dari rendahnya pemahaman mereka akan upaya pencegahan. Banyak dari mereka mengonsumsi makanan manis, fast food, dan jarang berolahraga tanpa menyadari risiko yang terkait. Mereka cenderung menganggap hal ini sebagai kebiasaan yang biasa tanpa menyadari bahwa kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko terkena diabetes melitus di masa depan. Tujuan Untuk mengetahui pengaruh pemberian promosi Kesehatan tentang pencegahan diabetes melitus melalui Model Small Group Discussion (SGD) terhadap peningkatan pengetahuan remaja di kelas XI SMA Negeri 10 Palangka Raya. Metode Penelitian ini menggunakan Eksperimental design dengan jenis penelitian yaitu one-group pretest-posttest, sampel pada penelitian ini berjumlah 56 responden, yaitu siswa kelas XI SMA Negeri 10 Palangka Raya. Teknik pengembilan sampel menggunakan accidental sampling, Analisa data menggunakan uji Paired sample t-test. Hasil Uji Paired Sample t-test (p value=0,000 atau p<0,05) yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan pada pemberian promosi kesehatan tentang diabetes melitus melalui model small group discussion (SGD) terhadap peningkatan pengetahuan remaja di kelas XI SMA Negeri 10 Palangka Raya. Kesimpulan Pada penelitian ini yaitu Promosi Kesehatan dengan model Small Group Discussion (SGD) terbukti untuk meningkatkan pengetahuan pada Remaja dikarenakan mampu menambah wawasan untuk aktif berdiskusi dan berbagi informasi sehingga mampu menyelesaikan suatu masalah.
Copyrights © 2025