Salah satu isu kesehatan masyarakat di Indonesia adalah penggunaan kontrasepsi. Banyak aspek yang mungkinmempengaruhi penggunaan kontrasepsi termasuk didalamnya adalah faktor agama. Penelitian ini bertujuan untukmelihat gambaran faktor agama dalam penggunaan kontrasepsi pada wanita usia subur di Ciputat, TangerangSelatan, Indonesia. Desain studi penelitian ini adalah cross-sectional. Sembilan puluh enam wanita usia suburdipilih secara purposive sebagai responden. Mereka diwawancarai dengan menggunakan kuesioner yang terstrukturdi rumah mereka masing-masing. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil studi menunjukkan bahwa Islamadalah mayoritas agama yang dipeluk oleh responden (99,0%). Sebanyak 62,5% responden menggunakan suntiksebagai metode kontrasepsi. Sementara itu, tubektomi hanya digunakan oleh 5,2% responden. Walaupun 48,3%pengguna kontrasepsi suntik mengatakan jenis kontrasepsi itu dilarang, tetapi mereka tetap mengguanakannya.Selanjutnya, 40,0% responden yang menggunakan jenis kontrasepsi tubektomi menyatakan bahwa agamanyatidak membolehkan metode tersebut. Agama mungkin tidak berperan penting dalam penelitian ini. Analisis lebihlanjut dibutuhkan untuk menggali mengapa responden tetap menggunakan kontrasepsi meskipun mereka berpikirmetode tersebut tidak dibolehkan dalam agamanya.
Copyrights © 2019