Karya seni tidak hanya sebagai produk estetis, tetapi juga sebagai wujud pemikiran embodied yangmampu menyingkap struktur-struktur afektif, sosial, dan eksistensial dalam kehidupan manusia. Gagasanbahwa penciptaan seni merupakan sebuah bentuk knowing in action (Schön, 1983), atau bahkan site ofknowledge production (Bolt, 2007), telah membuka ruang bagi seniman untuk mewujudkan pengalamankreatifnya sebagai bentuk refleksi epistemologis. Penelitian ini didasarkan atas pengamatan selamamengkurasi karya instalasi The Cats World yang diciptakan Syakieb Sungkar selama kurun periodetahun 2024 (perencanaan) dan tahun 2025 (produksi). Dengan mengambil pendekatan practice-led research,penulis menelusuri bagaimana intuisi, tubuh, material, dan interaksi publik berkontribusi terhadapterbentuknya epistemologi personal dalam seni.
Copyrights © 2025