Emisi karbon berlebih menimbulkan dampak buruk yaitu pemanasan global. Dampak buruk ini dirasakan oleh makhluk hidup. Kesulitan beradaptasi dengan suhu yang panas dirasakan oleh hewan dapat berujung kepada kepunahan. Sektor konstruksi dan industri terkaitnya merupakan penyumbang emisi karbon terbesar. Karbon yang dihasilkan pada sektor ini mengganggu siklus karbon yang ada, sehingga langkah perancangan bangunan yang tepat akan berdampak besar terhadap langkah dunia dalam mengurangi emisi karbon dan menormalkan kembali sikus karbon di alam. Dengan menggunakan pendekatan ecological design dan metode biomimetic yang mengimitasi fotosintesis, rancangan bangunan riset kelautan dan perikanan memiliki pandangan baru tentang penerapan teknologi dan penerapan material yang minim emisi karbon. Teknologi biomimetic yang diterapkan merupakan fasad alga yang dapat membantu dalam mengurangi karbon hingga 3,5 ton setiap tahunnya. Selain itu, strategi dalam pemilihan material yang menghasilkan sedikit karbon dalam siklus hidupnya, serta meminimalisir penggunaan air conditioner dengan mengatur orientasi bangunan akan membantu dalam mengurangi emisi karbon secara signifikan.
Copyrights © 2024