Jurnal Sains dan Seni ITS
Vol 13, No 1 (2024)

Pengaruh Penambahan Bakteri Asam Laktat Weissella confusa pada Pelet Terhadap Pertumbuhan dan Komposisi Proksimat Ikan Lele (Clarias gariepinus)

Yuwono, Safira Azzahra (Departemen Biologi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)
Nurhayati, Awik Puji Dyah (Departemen Biologi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)
Amin, Muhamad (Departemen Akuakultur Universitas Airlangga)



Article Info

Publish Date
22 Apr 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi Weissella confusa pada pelet dari limbah ekstrak ikan gabus (LEIG) terhadap performa pertumbuhan dan kom-posisi proksimat ikan lele, Clarias gariepinus. Performa per-tumbuhan diukur dengan pengamatan panjang dan berat ikan, nilai konversi pakan, tingkat kelangsungan hidup dan analisa proksimat pada pelet maupun daging ikan lele. Data yang didapatkan dianalisis tingkat homogenitas dan dilanjutkan de-ngan uji ANOVA one-way dan Tukey untuk mengetahui signi-fikan antar perlakuan. Perlakuan terdiri dari K0 (Pelet komer-sial), K1 (Pelet LEIG tanpa probiotik), K2 (Pelet LEIG + probiotik 1,0 × 105 CFU/g), K3 (Pelet LEIG probiotik 1,0 × 107 CFU/g), dan K4 (Pelet LEIG + probiotik 1,0 × 109 CFU/g). Ha-sil penelitian menunjukkan bahwa pertambahan berat dan panjang ikan tertinggi didapatkan dari perlakuan K3 (8,40 g dan 7 cm) dengan laju pertumbuhan spesifik tertinggi, yaitu 3,89% BT/hari. K3 memiliki nilai FCR 1,34 dan tingkat kelangsungan hidup ikan 53,33%. Hasil uji proksimat pelet K3, yaitu air 8,45%, abu 14,52%, lemak 4,15%, protein 58,59%, karbohidrat 26,82%, dan pada ikan K3 yakni air 75,62%, abu 1,93%, lemak 1,47%, protein 11,82%, dan karbohidrat 17,72%.

Copyrights © 2024