Jurnal Sains dan Seni ITS
Vol 13, No 1 (2024)

Penerapan Lokalitas Budaya Jawa pada Desain Interior Masjid Jami’ As-salaf Gresik dengan Pendekatan Berkelanjutan

Safinulinnajah, Icca (Departemen Desain Interior Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)
Hawari, Firman (Departemen Desain Interior Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)



Article Info

Publish Date
22 Apr 2025

Abstract

Konsep orisinal masjid dalam agama Islam adalah menitikberatkan pada kesederhanaan dan fungsi ruang yang sebagian besar digunakan untuk melaksanakan salat dan upacara keagamaan lainnya. Namun, masjid kini telah mengalami pergeseran fungsi dan peran. Masjid dibangun secara signifikan dengan skala monumental dan menjadi bangunan pusat atau landmark. Selain itu, Pembangunan masjid kini dirancang sesuai dengan stereotip yang mengakar kuat di benak masyarakat. Repetisi elemen seperti bentuk kubah, Menara, mihrab, dan lainnya sedikit atau tidak memiliki fungsi yang jelas. Pergeseran fungsi masjid dan repetisi elemen sesuai stereotip tersebut menggambarkan kurangnya nilai-nilai keberlanjutan yang mampu mengakomodasi kegiatan pengguna. Untuk memenuhi nilai-nilai tersebut, perancangan interior Masjid Jami’ As-salaf Gresik menerapkan konsep lokalitas budaya Jawa dengan pendekatan keberlanjutan yang menitik beratkan pada keberlanjutan sosial. Penerapan konsep tersebut juga didapat dari pengumpulan kuesioner kepada pengguna yang sebagian besar menginginkan desain Masjid Jami’ As-salaf Gresik ini mampu memuat nilai-nilai lokalitas budaya setempat. Selain menerapkan lokalitas budaya Jawa, ruang hidup yang dirancang secara universal juga memiliki peranan penting guna mencapai kehidupan yang berkelanjutan. Konsep tersebut diimplementasi dalam layout desain yang ramah terhadap disabilitas, penambahan ruang yang dapat mengakomodasi aktivitas pengguna dan elemen-elemen desain yang di dapat dari transformasi ide bentuk ornamen khas bangunan Jawa. Penggunaan ornamen tersebut di desain dengan efektif agar selain dapat memenuhi fungsi estetika dan keberlanjutan sosial budaya, juga dapat memenuhi unsur keberlanjutan lain dalam hal ekologi dan ekonomi.

Copyrights © 2024