Indonesia adalah salah satu negara dengan potensi besar dalam perdagangan internasional dan berpotensi untuk pengembangan transportasi multimoda. Hal ini tercermin dalam Visi Sistem Logistik Indonesia 2025 yang mengharap-kan terintegrasinya sistem logistik secara lokal dan terhubung secara global. Pendirian terminal kereta barang dapat menjadi langkah menuju pencapaian visi tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi terkait kebutuhan dalam pengembangan multimoda. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan regresi linear. Proyeksi untuk 10 tahun ke depan dalam inisiasi multimoda, diperlukan 1 reach stacker, 1 trip harian, 10-13 gerbong datar, dan 8-10 truk. Penelitian ini terbatas dengan proyeksi terkait pertumbuhan pergerakan peti kemas direfleksikan sebagaima-na peningkatan PDRB Cirebon serta tidak mempertimbang-kan terkait adanya force majure.
Copyrights © 2024