Perkembangan industri pengolahan makanan di Indonesia semakin meningkat tiap tahun nya. Kondisi ini dipicu oleh permintaan konsumen terhadap olahan makanan yang semakin beragam. Salah satu industri pengolahan makanan di Indonesia adalah PT So Good Food Wonoayu Sidoarjo. Perusahaan ini melakukan aktivitas produksi yang menghasilkan limbah. Salah satu limbah yang dihasilkan adalah limbah padat seperti jeroan, bulu, bangkai ayam, serta beberapa jenis sampah domestik seperti karton, plastik, dan kemasan sosis yang tidak memenuhi standar atau reject. PT So Good Food Wonoayu Sidoarjo, mengambil langkah proaktif untuk mengelola dan memanfaatkan limbah tersebut agar dapat menjadi nilai tambah bagi perusahaan. Salah satu tindakan yang dilakukan adalah dengan menjual limbah padat tersebut kepada komunitas lokal yang berada di sekitar pabrik. Limbah padat yang dihasilkan ini digunakan oleh komunitas lokal sebagai sumber penghidupan berkelanjutan atau sustainable livelihood. Langkah ini menyebabkan limbah yang sebelumnya dianggap sebagai sumber masalah bagi lingkungan dan masyarakat di sekitar dapat berubah menjadi aset dan juga modal penghidupan yang mampu untuk memberdayakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan beberapa teknik dalam pengumpulan data seperti observasi partisipatif yang mengharuskan peneliti melakukan observasi secara langsung, wawancara mendalam, dan studi pustaka/dokumen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa untuk memperoleh sustainable livelihood maka komunitas lokal perlu menerapkan strategi untuk mengelola aset penghidupan yang digunakan untuk menunjang aktivitas mereka dalam pemanfaatan limbah padat PT So Good Food Wonoayu Sidoarjo.
Copyrights © 2024