Kesenjangan PDRB antar wilayah merupakan isu strategis yang ingin diatasi oleh pemerintah Republik Indone-sia dalam tenggat waktu 2020−2024. Untuk itu, pemerintah membuat strategi pembangunan berbasis wilayah yang terdiri atas pertumbuhan ekonomi dan pemerataan. Dalam melaksa-nakan strategi tersebut, pemerintah perlu mengetahui karak-teristik wilayah, di mana provinsi dengan karakteristik ekono-mi yang serupa dapat diberikan sarana prasarana yang saling mendukung, efisien, dan efektif. Pengelompokan objek ke da-lam beberapa kelompok berdasarkan persamaan karakteristik dapat dilakukan dengan analisis kluster. Penelitian ini akan melakukan pengelompokan provinsi di Indonesia berdasarkan PDRB sektor usaha pada tahun 2022 dengan metode clustering K-Means dan Self-Organizing Map, kemudian mendeskripsikan karakteristik dominan masing-masing kelompok mengguna-kan Principal Component Analysis. Hasilnya, metode yang ter-baik, yaitu SOM sebanyak 4 kluster. Karakteristik kluster 1 unggul di bidang industri dan jasa, kluster 2 unggul di sektor usaha pertambangan dan penggalian, kluster 3 cukup baik di bidang hasil alam namun kurang di sektor usaha jasa peru-sahaan, serta kluster 4 masih di bawah rata-rata untuk semua sektor usaha.
Copyrights © 2024