Pemerintah Provinsi Jawa Timur memiliki program bernama “Program Pengembangan Kawasan Agropolitan/Minapolitan” atau PKA yang bertujuan untuk mengembangkan wilayah yang potensial sebagai basis pertanian dan/atau perikanan. Data PDRB BPS Kabupaten Bojonegoro menunjukkan bahwa kontribusi sub sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tahun 2021 menempati urutan kedua dan jumlah penduduk yang bergelut pada aktivitas pertanian di Kabupaten Bojonegoro sebesar 39,80% yang merupakan komposisi terbesar penyumbang lapangan pekerjaan di Kabupaten Bojonegoro. Dari data yang telah dipaparkan, maka program PKA potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Bojonegoro dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengeluarkan Surat Keterangan Bupati Nomor 188/183A/KEP/412.12/2008 yang merupakan dasar hukum bagi Kabupaten Bojonegoro untuk melakukan implementasi program PKA. Dalam regulasi tersebut, Kecamatan Kapas ditetapkan sebagai komoditas unggulan salak dengan mengambil lokasi di Desa Wedi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi dan tingkatan partisipasi masyarakat Desa Wedi dalam pengembangan Agrowisata Kebun Raya Wedi dalam konteks pembangunan berkelanjutan. Metode kualitatif dengan analisis deskriptif digunakan dalam penelitian ini dan berjenis fenomenologi. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan 8 informan dalam penelitian ini. Model analisis Miles dan Huberman digunakan dalam menganalisis data yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data hasil reduksi, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data serta dilakukan validasi oleh ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Wedi berpartisipasi dalam setiap tahapan pengembangan Agrowisata Kebun Raya Wedi. Tingkatan partisipasi masyarakat Desa Wedi dalam pengembangan Agrowisata Kebun Raya Wedi termasuk dalam jenis partisipasi kemitraan atau partnership dengan tingkat kekuasaan di tangan masyarakat. Sementara aspek pembangunan berkelanjutan yaitu aspek ekonomi dan aspek lingkungan telah terpenuhi dengan aspek sosial belum terpenuhi.
Copyrights © 2024