Pengelolaan sampah plastik masih menjadi permasalahan krusial yang memberikan banyak ancaman bagi makhluk hidup. Salah satu solusi inovatif untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah plastik adalah mengolah sampah tersebut menjadi ecobrick. Artikel pengabdian ini mengeksplorasi bagaimana mahasiswa KKN Kolaboratif posko 178 memberdayakan masyarakat di instansi pendidikan dengan memberikan pemahaman tentang pembuatan ecobrick. Kegiatan ini dilakukan di Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat. Hasil pemberdayaan kami menunjukkan bahwa ecobrick tidak hanya berguna untuk mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga mampu membuka peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat lokal. Selain itu, ecobrick juga dapat dijadikan bahan utama untuk membangun fasilitas wisata kreatif yang mampu menghemat pengeluaran dana desa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan konsep ecobrick melalui pemberdayaan masyarakat merupakan bentuk pengelolaan sampah yang efektif dan berpotensi tinggi untuk mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus mengembangkan sektor pariwisata.
Copyrights © 2025