Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi moda laut dalam pengiriman komoditas ekspor perikanan pada jalur Jawa–Sumatera, dengan menitikberatkan pada analisis operasional pelabuhan. Objek penelitian ini adalah pelabuhan utama yang menjadi simpul distribusi logistik, yaitu Tanjung Priok, Tanjung Perak, Belawan, dan Panjang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data dokumen, termasuk data statistik ekspor perikanan dan indikator kinerja pelabuhan seperti produktivitas bongkar muat dan tingkat okupansi dermaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelabuhan di wilayah Jawa memiliki efisiensi lebih tinggi dibanding pelabuhan di Sumatera, dengan produktivitas bongkar muat di atas 45 B/S/H dan tingkat BOR yang masih moderat. Sebaliknya, pelabuhan di Sumatera menunjukkan produktivitas rendah dengan BOR mendekati ambang kritis. Perbedaan efisiensi ini berpotensi memengaruhi waktu tempuh pengiriman, terutama untuk komoditas perikanan yang sensitif terhadap waktu. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan produktivitas pelabuhan dan kolaborasi dengan pihak pengangkutan untuk mendukung kelancaran rantai pasok ekspor.
Copyrights © 2025