Tujuan dari penelitian ini guna mengevaluasi bagaimana intensitas persediaan, tingkat utang, dan pajak tangguhan memengaruhi implementasi manajemen pajak pada perusahaan-perusahaan industri makanan serta minuman yang terdata di BEI dalam rentang waktu 2020-2023. Data sekunder pada riset ini diperoleh dari laporan keuangan yang tersedia di platfporm daring BEI, dengan total sembilan puluh lima perusahaan. Metode pengambilan purposive sampling diterapkan untuk memilih tiga belas perusahaan yang memenuhi kriteria spesifik, menghasilkan lima puluh dua sampel selama empat tahun. Interpretasi data dilaksanakan dengan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta uji hipotesis, dengan fasilitas software SPSS versi 25. Analisis data menghasilkan kesimpulan bahwa intensitas persediaan dan tingkat utang mempunyai dampak yang signifikan pada manajemen pajak, sementara pajak tangguhan tidak menunjukkan dampak yang signifikan. Secara simultan, variabel-variabel independen, yaitu intensitas persediaan, tingkat utang, dan pajak tangguhan, secara signifikan mempengaruhi implementasi manajemen pajak selaku variabel dependen di sub sektor makanan serta minuman yang terdata di BEI dalam periode studi.
Copyrights © 2025