Penelitian ini ditujukan guna mengevaluasi dampak leverage, manajemen perusahaan, profitabilitas, serta risiko audit terhadap kecurangan laporan keuangan di perusahaan subsektor kesehatan yang tercatat dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2023. Data penelitian diambil melalui laporan tahunan perusahaan lalu dilaksanakan analisis memakai teknik regresi linier berganda. Hasil analisis memperlihatkan bahwasanya leverage mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan, yang bernilai signifikansi 0,043 (< 0,05), dengan demikian hipotesis H1 diterima. Di sisi lain, tata kelola perusahaan (0,204 > 0,05), profitabilitas (0,584 > 0,05), dan risiko audit (0,226 > 0,05) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan, dengan demikian hipotesis H2, H3, serta H4 ditolak. Temuan ini mengindikasikan bahwa tingginya tingkat leverage dapat meningkatkan risiko kecurangan dalam laporan keuangan, sementara tata kelola perusahaan, profitabilitas, dan risiko audit tidak memberikan dampak yang signifikan. Penelitian ini mengimplikasikan secara praktis untuk perusahaan dan auditor supaya lebih memperhatikan tingkat leverage sebagai upaya mitigasi risiko kecurangan laporan keuangan.
Copyrights © 2025