Penilaian penting yang dikeluarkan auditor terkait kemampuan perusahaan untuk melanjutkan operasionalnya, terutama ketika ada keraguan untuk keberlangsungan perusahaan itu seperti memiliki utang yang tinggi disebut dengan opini audit going concern. Opini ini menjadi indikator krusial bagi stakeholder, termasuk investor, dalam mengevaluasi kinerja dan kelangsungan usaha perusahaan. Penelitian ini dijalankan dengan maksud agar bisa dilakukan pengujian kembali terkait opini audit going concern bisa mendapat pengaruh dari faktor apa saja. Ukuran perusahaan, profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, dan audit report lag dijadikan sebagai sejumlah faktor yang diuji dalam studi ini. Perusahaan infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020-2023 dijadikan sebagai sampel dalam studi ini. Hasil purposive sampling dalam studi ini, didapat sejumlah 22 perusahaan yang digunakan dalam penelitian dan diolah menggunakan SPSS versi 25 dengan menggunakan metode analisis regresi logistik. Temuan penelitian ini memperlihatkan bahwa pemberian opini audit going concern tidak mendapat pengaruh dari ukuran perusahaan dan solvabilitas, pemberian opini audit going concern mendapat pengaruh negatif dari profitabilitas, dan pemberian opini audit going concern mendapat pengaruh dari likuiditas dan audit report lag.
Copyrights © 2025