Pendekatan kuantitatif berdasarkan strategi sampel purposif digunakan dalam penelitian ini. Tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), dewan komisaris (BoC), kepemilikan asing (FO), kepemilikan institusional (IO), komite audit (AC), dan pertumbuhan laba (PG) adalah beberapa faktor yang diharapkan dapat dianalisis dalam kaitannya dengan harga saham perusahaan sub sektor pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2019 hingga 2023. Sebanyak lima puluh sampel merupakan keseluruhan kumpulan data untuk penelitian ini. Laporan keuangan merupakan sumber data sekunder. Pengujian regresi, asumsi klasik, statistik deskriptif, koefisien determinasi, dan signifikansi simultan dan parsial merupakan bagian dari proses analisis data. Nilai regresi dan uji-t penelitian mengungkapkan hubungan berikut antara variabel: CSR, kepemilikan institusional, dewan komisaris, pertumbuhan laba, kepemilikan institusional, dan kepemilikan asing. Selain itu, mereka menunjukkan hubungan berikut antara CSR dan kepemilikan institusional, kepemilikan institusional, dan kepemilikan asing. Akibatnya, efek menguntungkannya terhadap nilai saham dapat diabaikan. Pengaruh kuat Komite Audit terhadap harga saham ditunjukkan oleh hasil uji regresi yang mencapai 1,719 dan temuan uji t yang masing-masing mencapai 2,164. Semua faktor berikut memengaruhi harga saham secara bersamaan: ukuran komite audit, jumlah komisaris, pertumbuhan laba, kepemilikan institusional, inisiatif CSR, dan harga saham.
Copyrights © 2025