Penelitian ini punya tujuan guna mengerjakan uji pengaruh profitabilitas, likuiditas, serta capital intensity terhadap tax avoidance pada perusahaan manufaktur sub-sektor makanan serta minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2023. Sepanjang periode penelitian, laporan keuangan tahunan perusahaan berfungsi sebagai data sekunder untuk analisis kuantitatif ini. Sebanyak 124 data observasi yang menjadi sampel penelitian ditentukan dengan mengenakan cara purposive sampling berdasarkan standar yang telah ditentukan. Analisa data dikerjakan dengan mengenakan regresi linier berganda yang diproses melalui perangkat lunak SPSS versi 25. Proses analisa meliputi analisa deskriptif, uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi, serta pengujian hipotesis. Hasilnya memperlihatkan bahwasannya profitabilitas secara parsial tidak punya hubungan signifikan dengan tax avoidance. Sebaliknya, likuiditas punya hubungan signifikan dengan tax avoidance. Sementara itu, capital intensity tidak memperlihatkan hubungan signifikan dengan tax avoidance. Temuan ini memberi wawasan bagi manajemen perusahaan pada memahami faktor yang memengaruhi praktik penghindaran pajak serta memberi kontribusi bagi literatur akademik terkait topik ini. Penelitian ini juga dapat jadi referensi bagi regulator pada merancang kebijakan perpajakan yang lebih efektif.
Copyrights © 2025