Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana corporate social responsibility (CSR), tingkat keuntungan, dan penggunaan hutang mempengaruhi nilai perusahaan, dengan mempertimbangkan bagaimana tata kelola perusahaan mempengaruhi kuat atau lemahnya pengaruh tersebut. Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2023 pada Sektor Industri Dasar dan Kimia menjadi sumber data metodologi kuantitatif penelitian ini. Sampel sebanyak 24 perusahaan dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan software SmartPLS versi 4.1.0.9. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa jumlah laba dan jumlah utang yang digunakan berdampak signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan CSR tidak memiliki dampak yang nyata. Meskipun demikian, dampak CSR dan margin laba terhadap nilai perusahaan dapat diperkuat oleh tata kelola perusahaan, tetapi tidak terhadap penggunaan hutang. Dengan demikian, keberadaan corporate governance sebagai variabel moderasi memperkuat pengaruh CSR dan laba, meskipun pengaruhnya relatif lemah dengan nilai F² antara 0,02 dan 0,15. Di sisi lain, tata kelola perusahaan tidak memperkuat pengaruh penggunaan utang karena nilai F² yang rendah (di bawah 0,02), yang mengindikasikan bahwa pengaruhnya tidak signifikan.
Copyrights © 2025