Penelitian ini mengkaji implementasi pendekatan holistik dalam rehabilitasi sosial eks psikotik di Panti Pelayanan Sosial PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) Margo Widodo. Menggunakan metode studi kasus deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan penerima manfaat, pegawai, dan penyuluh agama, didukung dengan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rehabilitasi sosial yang efektif memerlukan pendekatan komprehensif yang mengintegrasikan pemenuhan kebutuhan dasar, bimbingan keterampilan, dan bimbingan mental spiritual yang sistematis. Bimbingan mental spiritual berperan penting dalam proses rehabilitasi dengan memfasilitasi pencarian makna hidup dan menjadi sumber harapan bagi penerima manfaat. Melalui kegiatan bimbingan keagamaan yang terstruktur, penerima manfaat menunjukkan perubahan positif dalam aspek kognitif, afektif, dan perilaku. Namun, tantangan masih ditemui dalam pelaksanaan rehabilitasi, termasuk kondisi psikologis penerima manfaat yang bervariasi, keterbatasan sumber daya manusia, dan minimnya dukungan keluarga. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan modul bimbingan spiritual yang terstandarisasi namun adaptif, peningkatan kapasitas pembimbing spiritual, dan penguatan kolaborasi antara institusi rehabilitasi, keluarga, dan komunitas keagamaan. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi model bimbingan mental spiritual yang sistematis dengan pendekatan holistik dalam rehabilitasi eks psikotik, yang memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan protokol rehabilitasi berbasis spiritualitas di Indonesia.
Copyrights © 2025