Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak peningkatan tarif impor dan ekspor yang digunakan oleh AS dalam industri tekstil Indonesia. Fokus penelitian ini adalah pada industri tekstil Indonesia dan tidak mencakup industrialitas lain yang mungkin dipengaruhi oleh kebijakan ini. Data yang digunakan berasal dari kumpulan artikel dan jurnal yang dijelaskan dalam bentuk deskripsi objek pengamatan. Hasilnya menunjukkan bahwa kenaikan tarif yang awalnya dipandang sebagai hambatan bagi industri tekstil Indonesia setelah penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa kebijakan ini memiliki dampak positif. Dampak peningkatan tarif memang menimbulkan kemungkinan yang membahayakan kesinambungan industri tekstil Indonesia seperti prediksi terjadinya pengurangan yang signifikan dalam pendapatan ekspor karena penurunan pesanan dari merek internasional, tingkat pemutusan hubungan kerja yang lebih tinggi, perubahan nilai rupiah yang lebih rendah karena penurunan yang signifikan dalam inflasi impor dan pendapatan ekspor. Dampak lebih lanjut seperti peningkatan kemiskinan, permintaan domestik yang terbatas, dan risiko kebangkrutan bagi perusahaan industri. Namun, terdapat aspek positif dari kebijakan ini berupa sebagai peluang untuk mengembangkan strategi yang mengubah arah kebijakan ini sebagai pelopor dalam mengubah dan memperkuat industri tekstil secara berkelanjutan di pasar global.
Copyrights © 2025