Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterbukaan informasi keberlanjutan (Skor KK) dan kepatuhan terhadap regulasi POJK (Skor POJK) terhadap kualitas Sustainability Report (SR) perusahaan publik di Indonesia selama periode 2020 hingga 2022. Temuan menunjukkan bahwa SR memiliki potensi strategis dalam mendukung efisiensi manajemen, peningkatan tata kelola, serta penguatan keterlibatan pemangku kepentingan. Data yang digunakan berasal dari penilaian pihak ketiga atas lebih dari 100 laporan keberlanjutan perusahaan selama tiga tahun. Dengan pendekatan kuantitatif dan regresi Ordinary Least Squares (OLS), disertai uji asumsi klasik, penelitian ini menemukan bahwa baik keterbukaan informasi maupun kepatuhan terhadap regulasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas SR. Model regresi menunjukkan tingkat penjelasan sebesar 89%, dan lolos uji multikolinearitas, heteroskedastisitas, serta autokorelasi. Temuan ini memperkuat stakeholder theory dan legitimacy theory dalam konteks akuntansi pelaporan berkelanjutan serta memberikan implikasi praktis bagi penguatan tata kelola informasi dan peningkatan transparansi ESG di Indonesia.
Copyrights © 2025