Perubahan fisiologis maupun psikologis saat persalinan menyebabkan ketidaknyamanan yang dialami oleh ibu, salah satunya adalah nyeri. Nyeri persalinan sering dianggap sebagai hal tidak menyenangkan bagi wanita. Ketakutan maupun ketidaknyamanan tersebut berdampak pada lambatnya kemajuan proses persalinan dan memberikan pengalaman negative terhadap persalinannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan nyeri pada kala I persalinan pada tempat praktik mandiri bidan (TPMB) di wilayah Bandung. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif berupa survey melalui pengisian kuesioner yang disebarkan dalam bentuk gform pada responden bidan berlatar belakang minimal diploma III kebidanan pada TPMB yang melakukan asuhan persalinan di tempat praktiknya di Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat selama bulan Oktober 2023 kemudian dilakukan analisis univariat dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian terdapat data yang berasal dari 89 TPMB di wilayah Bandung. Berdasarkan pengumpulan data, sebanyak 87 TPMB menerapkan metode pain relief antara lain massage, birth balls, aromaterapi, kompres hangat dan dingin, hipnoterapi, akupuntur, rebozo, distraksi, refleksi dan water immersion. Pada TPMB yang menyediakan beberapa metode pain relief, ibu bersalin diberi kesempatan untuk memilih metode yang disukai oleh ibu. Simpulan pada penelitian ini hampir seluruh TPMB di wilayah Bandung raya menerapkan metode pain relief sebagai asuhan pada kala I persalinan.
Copyrights © 2025