Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung

PROTOKOL PERESEPAN LATIHAN FISIK UNTUK PEMULIHAN KEKUATAN OTOT PASIEN GUILLAIN-BARRE SYNDROME: TELAAH LITERATUR

Permana, Gilang Pradipta (Unknown)
Laily, Inarota (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Feb 2025

Abstract

Pasien Guillain-Barre Syndrome (GBS) fase pemulihan sering mengalami kelemahan otot yang berkepanjangan, yang dapat menurunkan kualitas hidup. Latihan fisik membantu meningkatkan kekuatan otot, tetapi belum ada rekomendasi protokol untuk latihan fisik pada pasien GBS. Studi ini membahas frekuensi, intensitas, jenis, dan durasi latihan fisik untuk meningkatkan kekuatan otot pasien GBS. Penelusuran sistematis dilakukan pada Pubmed, Cochrane, Embase serta hand-searching di Google Scholar menggunakan kata kunci “GBS”, “latihan fisik”, dan “kekuatan otot”. Kriteria inklusi adalah terbit tahun 2013-2023, full-text berbahasa Indonesia atau Inggris, subjek pasien GBS yang diintervensi latihan fisik, luaran kekuatan otot dengan desain: controlled trial, case control, case series, dan laporan kasus. Dari pencarian sistematis,  terpilih 1 studi dari 18 studi, sedangkan dari metode hand-searching didapatkan 6 artikel, sehingga total 7 studi terpilih. Latihan berjenis kekuatan otot dapat meningkatkan kekuatan otot pasien GBS dan perlu ditunjang oleh latihan kardiorespirasi, latihan berjalan, dan latihan keseimbangan untuk mendukung pemulihan pasien GBS. Frekuensi latihan berkisar antara 2-5 kali per minggu, sementara intensitas latihan bervariasi yang disesuaikan dengan kemampuan pasien. Durasi latihan 20-60 menit, dengan lama intervensi 6 minggu-1 tahun. Hasil didapatkan dari studi-studi terbaru. Namun, kurangnya kelompok kontrol serta ukuran sampel yang relatif kecil (4-30 subjek) menjadi keterbatasan. Terdapat faktor perancu kekuatan otot yang meningkat akibat reinervasi alami. Pasien GBS sebaiknya melakukan jenis latihan kekuatan otot, kardiorespirasi, dan latihan fungsional, dengan frekuensi 2-5 kali per minggu, intensitas ringan-sedang yang dinaikkan secara bertahap, 20-60 menit per sesi dengan lama intervensi 6-12 minggu.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jrk

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Dentistry Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung menerima publikasi dalam makalah penelitian artikel asli, makalah tinjauan, laporan kasus di Indonesia atau negara lain untuk memberikan pemahaman mengenai aspek kesehatan. Ruang lingkup Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah bidang : - ...