Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi petani terhadap penerapan metode pertanian organik dalam budidaya kakao di Gampong Meurinya Tanjong Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie. Permasalahan yang dapat dirumuskan adalah bagaimana persepsi petani terhadap pendekatan pertanian organik dalam budidaya kakao di Gampong Meurinya Tanjong Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie. Penelitian dilakukan di Gampong Meurinya Tanjong Kecamatan Padang tiji Kabupaten Pidie yang dipilih secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa lokasi tersebut salah satu lokasi yang terdapat aktivitas budidaya kakao yang kegiatan usahataninya masih menggunakan sistem organik. Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, perkembangan luas areal perkebunan kakao meningkat secara pesat dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 8%/thn dan saat ini mencapai 1.462.000 ha. Terdapat 12 komoditi binaan utama yang berkembang di Provinsi Aceh salah satunya adalah kakao. Populasi adalah kumpulan dari keseluruhan pengukuran, objek, atau individu yang sedang dikaji. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani kakao di Gampong Meurinya Tanjong Kecamatan Padang tiji Kabupaten Pidie. yang berjumlah 27 orang. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh petani kakao di Gampong Meurinya Tanjong Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie yang berjumlah 27 orang. Jenis dan sumber data dan teknik pengumpulan data berupa primer dan sekunder. Analisis data pada dasarnya memperkirakan atau dengan menentukan besarnya pengaruh secara kuantitatif. Batasan variabel pada penelitian ini diamati secara lebih operasional. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat persepsi petani dalam penerapan sistem pertanian organik pada budidaya kakao pada aspek ekonomis tergolong dalam kategori sangat tinggi dengan skor rata-rata tertinggi sebesar 4,36. Biaya nya rendah dibandingkan dengan metode pertanian konvensional.
Copyrights © 2025