Penelitian ini mengevaluasi efektivitas kombinasi kalsium karbonat (CaCO3), Poli Aluminium Klorida (PAC), dan Kationik Polimer dalam mengurangi warna dan parameter limbah lainnya pada air limbah industri kertas di Jawa Timur serta menentukan dosis optimal yang ekonomis untuk memenuhi standar baku mutu pemerintah. Metode koagulasi-flokulasi digunakan untuk mengolah sampel air limbah dengan berbagai dosis CaCO3, PAC, dan Kationik Polimer diuji untuk mengidentifikasi kombinasi yang paling efektif. Hasil penelitian dengan dosis tertinggi menunjukkan bahwa kombinasi ini berhasil mengurangi COD (Chemical Oxygen Demand) sebesar 33.19 %, TSS (Total Suspended Solid)sebesar 84.09 %, turbiditas sebesar 86.66 %, dan warna sebesar 85.85 %. Kadar oksigen terlarut (DO) meningkat sebesar 55.53 %, menunjukkan perbaikan kualitas air yang mendukung kehidupan akuatik. Dosis optimal yang ditemukan adalah 25 ppm CaCO3, 10 ppm PAC, dan 1 ppm Kationik Polimer, yang memenuhi standar baku mutu Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 72 Tahun 2013. Kombinasi ini memastikan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah dan keluhan masyarakat. Penelitian ini memberikan dasar kuat untuk implementasi metode koagulasi-flokulasi menggunakan CaCO3, PAC, dan Kationik Polimer dalam pengolahan air limbah industri kertas dari segi teknis dan ekonomis.
Copyrights © 2024