Dalam era digital yang semakin berkembang, penerapan teknologi informasi menjadi krusial bagi organisasi, termasuk di sektor perpustakaan dan kearsipan. Teknologi tidak hanya memfasilitasi efisiensi pelayanan publik, tetapi juga membawa tantangan berupa risiko-risiko yang perlu dikelola secara efektif untuk menjaga keberlanjutan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan menilai risiko pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Salatiga dalam penggunaan aplikasi INLISlite (Integrated Library System) dengan pendekatan Framework ISO 31000:2018. Metode yang digunakan meliputi studi kasus dengan pendekatan kualitatif, mengidentifikasi risiko dari faktor alam, manusia, dan sistem, yang dapat mengancam keberlangsungan operasional perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai risiko signifikan seperti kegagalan server, serangan hacking, dan kesalahan manusia, yang memerlukan strategi mitigasi. Rekomendasi dalam penelitian ini mencakup pembaruan sistem, peningkatan kapasitas server, serta pelatihan bagi staf untuk meminimalkan risiko. Dengan penerapan ISO 31000:2018, perpustakaan dapat mengelola risiko secara lebih sistematis, sehingga meningkatkan keamanan dan efektivitas sistem informasi yang digunakan
Copyrights © 2025