Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara empiris pengaruh biaya produksi, biaya pemasaran, biaya administrasi umum, dan penjualan terhadap laba bersih pada perusahaan manufaktur subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2016–2023. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif verifikatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh melalui teknik purposive sampling dari 7 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan melalui pengujian statistik deskriptif, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi), regresi linier berganda, korelasi berganda, serta pengujian hipotesis secara parsial (uji t) dan simultan (uji F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, keempat variabel independen—biaya produksi, biaya pemasaran, biaya administrasi umum, dan penjualan—berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih. Secara simultan, seluruh variabel tersebut juga memberikan pengaruh signifikan terhadap laba bersih. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 91,77% mengindikasikan bahwa variasi laba bersih dapat dijelaskan oleh keempat variabel independen dalam model, sedangkan sisanya sebesar 8,23% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini
Copyrights © 2025