Diplomasi ekonomi Indonesia, melalui kebijakan Forest Law Enforcement, Governance, and Trade (FLEGT) dan sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK), memainkan peran penting dalam meningkatkan perdagangan kayu legal, memperkuat posisi Indonesia di pasar global, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi. FLEGT bertujuan untuk mengatasi perdagangan kayu ilegal dengan memastikan legalitas dan keberlanjutan kayu yang diperdagangkan, sementara SVLK berfungsi untuk memverifikasi legalitas kayu yang diekspor, khususnya ke Uni Eropa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran diplomasi ekonomi dalam implementasi FLEGT dan SVLK, serta dampaknya terhadap perdagangan kayu Indonesia, kesejahteraan ekonomi dan hubungan ekonomi dengan Uni Eropa.
Copyrights © 2025