SARS-CoV-2 atau Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) merupakan virus penyebab sindrom pernapasan akut. Pasien COVID-19 dengan penyakit penyerta memiliki risiko lebih tinggi mengalami perburukan kondisi yang berat hingga fatal, sehingga memerlukan perhatian dan perlindungan yang lebih intensif. Prognosis COVID-19 dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Dalam studi kasus dilaporkan bahwa tingkat kematian pada pasien COVID-19 berat mencapai 38%, dengan median lama perawatan di ICU hingga meninggal dunia adalah 7 hari. Pemeriksaan gold standard untuk COVID-19 adalah deteksi viral load melalui RT-PCR, yang memberikan gambaran nilai Cycle Threshold (CT), yaitu ukuran banyaknya virus dalam sampel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi antara nilai CT dengan prognosis pasien COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan penelitian cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 121 pasien COVID-19 yang menjalani pemeriksaan PCR di Laboratorium RSUD Kota Dumai. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin, dan data dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan nilai p sebesar 0,006 (<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara nilai CT dengan prognosis pasien COVID-19.
Copyrights © 2025