Work-life balance menjadi isu penting dalam dunia kerja modern, di mana banyak karyawan menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan tuntutan pekerjaan dengan kehidupan pribadi. Ketidakseimbangan ini dapat berdampak pada stres, kelelahan, dan penurunan kinerja. Sebaliknya, karyawan yang mampu menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi cenderung lebih produktif, termotivasi, dan memiliki loyalitas tinggi terhadap organisasi. Penelitian ini dilakukan pada Koperasi Setia Budi Wanita Malang, sebuah lembaga yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan memiliki karyawan dengan berbagai peran ganda, baik dalam pekerjaan maupun kehidupan domestik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara work-life balance dan kinerja karyawan di lingkungan koperasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara kemampuan karyawan dalam menjaga keseimbangan hidup dan peningkatan kinerja mereka. Faktor-faktor seperti fleksibilitas kerja, dukungan organisasi, manajemen stres, dan kepuasan kerja menjadi unsur penting dalam menciptakan keseimbangan tersebut. Penerapan kebijakan yang mendukung work-life balance, seperti jam kerja fleksibel dan program kesehatan mental, diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas karyawan. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengelolaan sumber daya manusia dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan berkelanjutan
Copyrights © 2025