Kesehatan ibu hamil merupakan salah satu indicator penting dalam menilai kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, karena berkaitan langsung dengan angka kemaian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Di Indonesia ANC diterapkan minimal 6 kali kunjungan, akan tetapi didalam kunjungan antenatal care terdapat factor yang menghambatnya, dimana bisa menjadi penghambat kesejahteraan ibu dan janin. Oleh karena itu dibutuhkan kajian yang didalamnya terdapat apa saja faktor yang mempengaruhinya. Artikel yang digunakan dalam literature review didapatkan melalui database google schoolar, pubmed dan garuda. Peneliti menuliskan kata kunci sesuai dengan topik yaitu “ketidakpatuhan ANC” “ibu hamil” dan dipilih secara full text. Tahun yang digunakan diartikel dibatasi dari tahun 2020-2025. Muncul sebanyak 1.513 temuan yang dipersempit dengan merujuk ke 5 tahun terakhir dan berdasarkan temuan di persempit menjadi 7 jurnal yang sesuai. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan total 7 jurnal yang telah dianalisis membahas tentang faktor yang menyebabkan ketidakpatuhan pada ibu hamil untuk melakukan kunjungan ANC diantarannya dukungan suami, tenaga kesehatan, tingkat pengetahuan, sikap ibu hamil, usia, pendidikan, pekerjaan dan paritas. Tinjauan literatur ini memberikan gambaran beberapa artikel penelitian dan hasil yang relevan hal apa saja yang dapat menyebabkan ketidakpatuhan ibu hamil untuk melakukan kunjungan ANC, faktor faktor tersebut bisa memicu terjadinya komplikasi di saat kehamilan. Oleh karena itu agar bisa menjadi tambahan wawasan atau bukti ilmiah sehingga ibu hamil terhindar dari resiko tinggi kehamilan dikarenakan sudah melakukan pemeriksaan ANC.
Copyrights © 2025