Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan angka kejadian tinggi dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani secara tepat. Di Desa Cekok, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, hipertensi menempati urutan ketiga dalam kasus PTM tertinggi.Kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) dilakukan dengan pendekatan deskriptif observasional menggunakan data primer dari kuesioner, wawancara, dan diskusi kelompok, serta data sekunder dari laporan desa dan puskesmas. Penentuan prioritas masalah menggunakan metode USG, fishbone diagram, dan MEER, dengan penyusunan intervensi berdasarkan pendekatan PRECEDE-PROCEED dan SWOT. Ditemukan rendahnya frekuensi pemeriksaan tekanan darah, kurangnya partisipasi dalam program Prolanis, serta pola makan dan gaya hidup tidak sehat sebagai faktor penyebab dominan hipertensi. Intervensi melalui Program CERMAT meliputi Senam Kreasi, Penyuluhan Hipertensi, dan Demonstrasi Masak Sehat berhasil meningkatkan pengetahuan, sikap, serta kesadaran masyarakat dalam mencegah dan mengendalikan hipertensi. Intervensi berbasis pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dalam Program CERMAT terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat Desa Cekok dalam pencegahan hipertensi.
Copyrights © 2025