Keluhan kesehatan seringkali dialami oleh masyarakat Indonesia dengan berbagai gejala penyakit. Salah satu keluhan kesehatan yaitu asma tentu dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah perilaku masyarakat yang merokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan dari persentase penduduk yang mengalami keluhan kesehatan pada tiga provinsi pilihan yaitu Provinsi Bali, Jawa Tengah, dan Jawa Barat dengan mempertimbangkan aspek perilaku merokok pada penduduk usia 15 tahun ke atas pada selang waktu tahun 2015 hingga 2023. Metode penelitian kuantitatif dengan non reaktif yang menggunakan data sekunder yang diperoleh dari data kumulatif Badan Pusat Statistik (BPS) dengan menggunakan analisis kovarians. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling yang menggunakan total populasi sebagai sampelnya yaitu seluruh penduduk pada tiga provinsi tersebut. Hasil deskriptif diperoleh bahwa tren rata-rata persentase penduduk merokok umur ≥ 15 tahun dan persentase penduduk memiliki keluhan kesehatan pada ketiga provinsi pilihan mengalami kenaikan di setiap tahunnya dari tahun 2015 sampai 2023. Hasil analisis kovarians dari variabel keluhan kesehatan di tiga provinsi tersebut dengan melihat variabel penduduk merokok, diperoleh hasil nilai p-value menunjukkan 0,00 < 0,05 yang berarti hipotesis awal ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rerata antara ketiga provinsi pilihan berdasarkan angka persentase penduduk yang mempunyai keluhan kesehatan dengan mengontrol dari angka persentase penduduk usia 15 tahun ke atas yang merokok.
Copyrights © 2025