TBC masih menjadi masalah kesehatan yang serius di Indonesia, terutama pada anak-anak dengan kekebalan tubuh yang belum sempurna. Salah satunya provinsi Jawa Barat yang menunjukkan tren kenaikan kasus TBC anak dari tahun 2021 hingga 2023. Sebagai upaya penanggulangan, imunisasi BCG dan pemberian ASI eksklusif dinilai berperan penting dalam pencegahan penularan TBC. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan desain korelasi populasi. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel bebas yaitu cakupan imunisasi BCG dan cakupan ASI Eksklusif, serta variabel terikat yaitu jumlah kasus TBC anak. Data sekunder diambil dari Profil Kesehatan Provinsi Jawa Barat Tahun 2021-2023, mencakup 27 kabupaten/kota. Analisis dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa pada tahun 2021, cakupan imunisasi BCG dan ASI eksklusif memiliki korelasi sedang dengan kejadian TBC anak (ρ=0,455 dan ρ=0,485). Pada tahun 2022, kekuatan hubungan meningkat menjadi kuat (ρ=0,637 untuk BCG dan ρ=0,611 untuk ASI eksklusif). Tahun 2023, korelasi BCG meningkat menjadi ρ=0,749 (kuat), sedangkan ASI eksklusif menurun menjadi ρ ρ=0,542 (sedang). Terdapat hubungan positif antara cakupan imunisasi BCG dan ASI eksklusif dengan kejadian TBC anak. Cakupan imunisasi BCG menunjukkan hubungan yang lebih konsisten dan kuat dari tahun ke tahun. Hasil ini menegaskan pentingnya intervensi imunisasi dan nutrisi awal seperti ASI eksklusif dalam upaya pencegahan TBC pada anak.
Copyrights © 2025