Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) adalah penyakit peradangan paru yang berkembang dalam jangka waktu yang panjang. Salah satu tindakan yang umum di berikan pada penderita ppok yaitu terapi nebulizer. Untuk mengetahui Efektivitas Combinasi Antara Pemberian Nebul Dengan Posisi Semi Fowler Pada Pasien PPOK (Penyakit Paru Obstruksi Kronik) Dengan Masalah Pola Nafas Tidak Efektif Di Ruang Cendrawasih RSUD Wangaya Kota Denpasar. Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriftif dalam bentuk studi kasus yang mengidentifikasi suatu masalah asuhan keperawatan pada pasien dengan Diagnosa Medis PPOK. Diagnosa keperawatan yang muncul pada klien yaitu Pola Nafas Tidak Efektif berhubungan dengan Hambatan Upaya Nafas Dibuktikan Dengan Pasien tampak sesak,dyspnea, dan gelisah. Intervensi yang diberikan yaitu pemberian nebulizer. Implementasi yang diberikan yaitu pemberian nebulizer dikombinasikan dengan memberikan pasien posisi semi fowler. Evalusi yang diharapkan setelah pasien mendapatkan terapi nebulizer adalah sesak nafas pasien berkurang dan pola nafas adekuat. Ada pengaruh pemberian fisioterapi dada, batuk efektif dan nebulizer terhadap peningkatan saturasi oksigen dalam darah sebelum dan sesudah intervensi pada pasien PPOK.
Copyrights © 2025