Masa nifas merupakan periode penting bagi ibu pascapersalinan yang rentan mengalami komplikasi, salah satunya luka perineum yang dapat menghambat proses penyembuhan dan meningkatkan risiko infeksi. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah efektivitas pemberian jus nanas (Ananas comosus) dalam mempercepat penyembuhan luka perineum pada ibu nifas hari ke 3–7 di UPTD Puskesmas Kemuningsari Kidul. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan pendekatan two-group post-test only. Populasi penelitian adalah ibu nifas dengan luka perineum di Puskesmas Kemuningsari Kidul, dan sampel sebanyak 30 responden dipilih secara purposive sampling. Variabel bebas adalah pemberian jus nanas, sedangkan variabel terikat adalah kondisi penyembuhan luka perineum yang diukur menggunakan skala REEDA. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi kondisi luka pada hari ke-3 dan ke-7 pascapersalinan, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang diberikan jus nanas memiliki persentase luka kering sebesar 66,7%, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya diberikan air putih sebesar 40%. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok dengan nilai p = 0,037. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian jus nanas berpengaruh positif dalam mempercepat penyembuhan luka perineum pada ibu nifas hari ke 3–7. Oleh karena itu, jus nanas dapat dijadikan alternatif terapi nonfarmakologis yang efektif untuk mendukung proses penyembuhan luka perineum pada ibu nifas.
Copyrights © 2025